Pringsewu
Bagikan Hibrida di Lahan 1.000 Ha

Selasa, 9 Maret 2010 | 13:43 WIB

LAPORAN WARTAWAN TRIBUN LAMPUNG, ENDRA ZULKARNAIN

GEDONGTATAAN, TRIBUN -
Dinas Pertanian dan Peternakan  Pesawaran meminta petani segera melakukan musim tanam. Pasalnya, tidak menentunya kondisi cuaca akhir-akhir ini dikhawatirkan akan menghambat produksi petani tahun 2010, terutama produksi padi.

Kabid Pertanian pada Dinas Pertanian dan Peternakan Pesawaran, Abu Sofyan, Senin (8/3), mengatakan, langkah mempercepat musim tanam tersebut dilakukan guna mengantisipasi datangnya musim kemarau lebih awal dari sebelumnya.
"Ini kaitannya dengan sasaran produksi petani. Bukan tidak mungkin kemarau akan datang lebih awal," kata Abu Sofyan.

Karena itu, kata Abu, sejak awal Maret lalu pihaknya mulai menggalakkan sosialisasi kepada petani  untuk segera melakukan musim tanam. Sehingga para petani sudah mulai melakukan penanaman pada awal april.
Sementara, untuk meningkatkan produksi padi petani tahun ini, Abu mengatakan, pihaknya juga akan menyalurkan benih padi hibrida kepada petani untuk lahan seluas seribu hektare. Adapun untuk padi nonhibrida, akan dibagikan untuk lahan seluas 4 ribu hektare.(*)

EDITOR: SONIYUNTAVIA

Share |

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2010 Tribunlampung.co.id – All rights reserved | About Tribun Lampung | Info iklan |