Kota Agung
Warga Kuripan Keluhkan Mampetnya Saluran Limbah

Selasa, 9 Maret 2010 | 13:40 WIB

LAPORAN WARTAWAN TRIBUN LAMPUNG, DEDI SUTOMO

KOTAAGUNG, TRIBUN - Masyarakat Rt 12 Rw 5 Kelurahan Kuripan mengeluhkan tidak berfungsinya saluran pembuangan air limbah rumah tangga yang berada tepat di sisi jalan jalur dua Kota Agung. Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan merupakan efek dari penutupan saluran air saat terjadi pelebaran badan jalan sekitar tiga tahun lalu.

Juki, warga Rt 2 Rw 5, Senin (8/3), mengatakan, buntunya saluran air limbah rumah tangga tersebut berdampak pada meluapnya air ke badan jalan. Kondisi ini sangat mengganggu warga karena aroma air limbah rumah tangga tersebut sangat menyengat. "Bau tak sedap yang disebabkan genangan air comberan tersebut sudah sangat mengganggu warga yang tinggal disekitarnya. Dan hal itu berlangsung setiap hari," paparnya.

Ia mengatakan, warga sudah berupaya mengatasi kondisi tersebut, namun tidak berdampak maksimal. Pasalnya, setiap musim hujan datang, luapan air yang mengandung pasir dan sampah kembali menyumbat aliran menuju ke kanan dan kiri jalan.

Juki mengatakan, dahulu pada jalur siring yang menjadi tempat saluran air limbah keluarga tersebut terdapat gorong-gorong. Namun saat dilakukan pelebaran jalan Kota Agung menjadi dua jalur, gorong-gorong tersebut ditutup. Sementara, saluran air ikut  dipindahkan ke dua arah baik dari sisi kanan dan kiri jalan.(*)

EDITOR: SONIYUNTAVIA

Share |

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2010 Tribunlampung.co.id – All rights reserved | About Tribun Lampung | Info iklan |