/ Home / People /
People
Jangan Takut Pasang Kawat Gigi
Tribun Lampung / Perdiansyah
Dokter Gigi Erry Indriana
Selasa, 5 Mei 2009 | 09:58 WIB

LAPORAN WARTAWAN TRIBUN LAMPUNG, WAKOS REZA GAUTAMA

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Memasang kawat gigi ternyata bisa membuat berat badan turun. Hal ini dialami oleh beberapa pasien dokter gigi Erry Indriana. Menurut Erry ada beberapa pasiennya yang kehilangan nafsu makan setelah memasang kawat gigi.

Erry mengatakan penurunan berat badan itu bukan efek samping secara medis. Karena menurutnya secara medis tidak ada efek samping dari pemakaian kawat gigi. "Itu kan tergantung orangnya masing- masing," ujar Erry.

Secara medis, pemakaian kawat gigi untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur. Gigi yang tidak teratur akan mempersulit pengunyahan. Contoh gigi tidak teratur seperti letak gigi taring yang berada di atas dari posisi normal.

"Namun sekarang kawat gigi sudah berubah fungsi sebagai mode,"  kata dokter lulusan Universitas Dr Moestopo ini. Tidak semua orang bisa memasang kawat gigi. Syarat memasang kawat gigi adalah gigi harus dalam kondisi baik. Tidak boleh ada gigi yang berlubang dan harus bersih dari karang gigi. "Jadi gigi berlubang harus ditambal dulu baru bisa dipasang kawat gigi," kata Erry.

Lama pemasangan kawat gigi, tergantung dari tingkat keteraturan gigi. Gigi yang letaknya sangat tidak teratur bisa memakan waktu  lima tahun.  Selama memakai kawat gigi, pasien harus melakukan perawatan rutin ke dokter dua minggu sekali. "Paling lambat satu bulan sekali," kata Erry.

Jika pemasangan kawat gigi sudah berhasil membuat letak gigi teratur, maka langkah selanjutnya dalah pemasangan kawat retainer. Kawat ini bisa dilepas. Kawat retainer berfungsi untuk memadatkan tulang gigi agar tidak kembali ke bentuk awal. Kawat ini dipasang selama minimal tujuh jam dalam sehari. "Biasanya selama enam bulan saja pemakaian kawat retainer ini," kata Erry.

Jika kawat retainer sudah dipasang, maka kemungkinan letak gigi kembali ke posisi awal sangat kecil. Kecuali terjadi kecelakaan yang menyebabkan letak gigi berubah.  Ada sikat khusus untuk pemakai kawat gigi. Bulu sikatnya hanya satu baris, tidak seperti sikat biasa yang bulu sikatnya terdiri dari beberapa baris. "Tapi tak apa tak memakai sikat khusus," jelas Erry. Untuk pasta gigi, menurut Erry, tidak ada yang khusus. Semua pasta gigi bisa dipakai. (*)
 

Share |

1 dari 2 Halaman Komentar | First Prev Next Last

dear agunk 3 Pastikan anda mendapatkan keterangan secara detail dari dokter gigi anda tentang rencana perawatan yang akan anda lalui sebelum, selama dan sesudah pemasangan kawat gigi. Satu hal sebagai tambahan pemasangan kawat gigi merupakan perawatan yang memakan waktu tidak sebentar, setidaknya 2-3 tahun, dalam masa itu anda akan secara berkala bertemu dengan dokter gigi anda, jadi pastikan anda dapat berkomunikasi dengan baik bersama dokter ggi anda supaya kerberhasilan perawatan kawat gigi menjadi lebih maksimal dan cepat. Terakhir tentang alamat praktek, saat ini saya praktek di JL.KARTINI NO.185, telf (0721)253173 - BANDAR LAMPUNG - Setiap hari kerja Pkl.16.00-20.00

Posted by: drg erry | Sabtu, 6 Juni 2009 | 06:50 WIB

dear agunk 2 Tentang biaya pemasangan cukup beragam namun saran saya sebaiknya konsultasikan saja dulu kondisi gigi anda ke dokter gigi untuk mengetahui tindakan apa saja yang perlu dilalui sebelum pemasangan kawat di perbolehkan, karena salah satu syarat pemasangan kawat gigi adalah kondisi gigi dan mulut harus baik (Oral Hygiene baik)yang artinya tidak ada karang gigi, tidak ada gigi berlubang dan tidak ada sisa akar gigi. Selain faktor2 diatas anda juga harus mempertimbangkan faktor ketersediaan waktu anda untuk mengkontrol kondisi kawat gigi yang sudah terpasang di mulut secara berkala, karena salah satu penentu keberhasilan dari pemasangan kawat gigi adalah rajin atau tidaknya pasien mengkontrol kondisi kawat giginya (kontrol ini ditandai dengan pengantian karet penahan kawat, biasanya berwarna-warni dan dilakukan antara 2 minggu sampai 1 bulan sekali)

Posted by: drg erry | Sabtu, 6 Juni 2009 | 06:49 WIB

dear agunk Saat pemasangan kawat gigi sama sekali tidak melalui tindakan pembiusan, karena selama proses pemasangan tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit mungkin timbul justru pasca pemasangan, tetapi rasa sakit yang timbul sangat relatif pada setiap pasien, sehingga saya lebih cenderung pada istilah "tidak nyaman". Rasa tidak nyaman diakibatkan karena ada benda baru/asing di dalam mulut yang secara bersamaan juga menimbulkan pergerakan/mobilitas pada gigi dengan daya tertentu secara konstan dan merata pada seluruh gigi (seperti diketahui tujuan pemasangan kawat gigi adalah memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur)

Posted by: drg erry | Sabtu, 6 Juni 2009 | 06:47 WIB

dear agunk Saat pemasangan kawat gigi sama sekali tidak melalui tindakan pembiusan, karena selama proses pemasangan tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit mungkin timbul justru pasca pemasangan, tetapi rasa sakit yang timbul sangat relatif pada setiap pasien, sehingga saya lebih cenderung pada istilah "tidak nyaman". Rasa tidak nyaman diakibatkan karena ada benda baru/asing di dalam mulut yang secara bersamaan juga menimbulkan pergerakan/mobilitas pada gigi dengan daya tertentu secara konstan dan merata pada seluruh gigi (seperti diketahui tujuan pemasangan kawat gigi adalah memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur)

Posted by: drg erry | Sabtu, 6 Juni 2009 | 06:47 WIB

boleh saya beri jawaban dari pertanyaan Agung?

Posted by: drg erry | Sabtu, 6 Juni 2009 | 06:45 WIB

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2010 Tribunlampung.co.id – All rights reserved | About Tribun Lampung | Info iklan |